Tugas 1 – 8K

APRIL 3, 2013 AT 23:28 (EDIT)
NIM :11121026
Nama :Muhamad Sutiyadi
Kelas :11.8K.01
Jurusan: Sistem informasi
Judul TA:”PERANCANGAN WEBSITE PORTAL BERITA PENERBANGAN PADA TABLOID “SKY” MENGGUNAKAN PHP DAN MYSQL″

Teknik Pengumpulan data:
1. Observasi
Melalui metode ini penulis melakukan pengamatan langsung tentang desain web pada beberapa portal berita yang ada (Online).

2. Studi Pustaka
Penulis mengambil beberapa data yang diperlukan untuk menunjang kelengkapan tugas akhir dari berbagai macam buku yang berhubungan dengan perancangan desain web, sistem manajemen informasi dan lain sebagainya serta situs-situs internet yang menunjang.

Penjelasan teknik pengumpulan data :
1. Teknik Observasi
Keuntungan :
Analis sistem dapat melihat langsung apa yang sedang dikerjakan
Analis sistem dapat menggambarkan tata letak fisik dari kegiatan-kegiatan
Analis sistem dapat mengukur tingkat dari suatu pekerjaan
Kerugian :
Biasanya orang yang diamati merasa terganggu.
Pekerjaan yang diobservasi mungkin tidak dapat mewakili suatu tingkat kesulitan.
Dapat mengganggu kerja yang dilakukan.
Orang yang diamati biasanya cendrung melakukan pekerjaan yang lebih baik dan sering
menutup-nutupi kejelekan.
‰
2. Teknik Pengambilan Sampel
Cara Pengambilan Sampel
Secara keputusan (judgemental sampling)
Secara static ( statistik sampling)
Secara random (judgemental sampling)
Secara sistematik (statistik sampling)
Secara bertingkat (stratified sampling)

Best Regards
Muhamad Sutiyadi/11121026

Reply
HARNAS DIRGANTARA
APRIL 2, 2013 AT 22:09 (EDIT)
NIM : 11121092
NAMA : Harnas Dirgantara
KELAS : 11.8K

PERANCANGAN PROGRAM PENJUALAN PULSA ELEKTRIK PADA COUNTER “XYZ” DENGAN MENGGUNAKAN MICROSOFT VISUAL BASIC 6.0

1. Wawancara
pengumpulan data dengan mengajukan pertanyaan secara langsung oleh pewawancara kepada responden dan jawaban responden dicatat atau direkam.

2. Studi Pustaka
Dalam penulisan ini, penulis dibantu buku-buku yang berkaitan dengan penulisan Tugas Akhir dan referensi lain yang dapat dijadikan sebagai bahan perbandingan untuk mendapatkan ide baru didalam membuat program pengolahan data.

Reply
BAGUS TRY SOESENO
APRIL 2, 2013 AT 18:36 (EDIT)
Nama : Bagus Try Soeseno
Nim : 11121071
kelas : 11.8K

Judul TA :
PERANCANGAN PROGRAM PENJUALAN ALAT MUSIK PADA TOKO “BGS” MENGGUNAKAN MICROSOFT VISUAL BASIC 6.0

Metode Pengumpulan Data :

a. Wawancara
Yaitu mengumpulkan data dengan cara bertatap muka langsung dengan orang yang diwawancarai. Dalam hal ini penulis melakukan tanya jawab dengan pemilik usaha dan bagian adminstrasi dari perusahaan.

b. Studi Pustaka
Penulis melakukan pengumpulan data-data dengan membaca buku-buku perkuliahan di perpustakaan untuk mencari data yang berhubungan dengan penulisan Tugas Akhir.

c. Observasi
Mengamati secara langsung kegiatan pengumpulan data dengan melihat sejumlah objek penelitian dan melihat contoh program yang sudah ada. Seperti mengamati proses pembuatan RF (Request Form), sampai proses pengolahan datanya, sehingga memperoleh data yang diperlukan.

Reply
ANDARU MAHARDIKA
APRIL 2, 2013 AT 14:40 (EDIT)
11121032/Andaru Mahardika/11.8K.01/Sisitem informasi/Judul TA: “Perancangan Program Penjualan Solar Water Heater Pada PT. Wika Intrade Jakarta Dengan Menggunakan FoxPro 9.0” /Teknik Pengumpulan data:
1. Observasi
Dilaksanakan untuk mengumpulkan data-data dengan cara pengamatan langsung pada PT Wika Intrade Jakarta.
2. Wawancara
Dilakukan dengan cara mengajukan pertanyaan kepada pihak-pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam prosedur perancangan program tersebut.
3. Kepustakaan
Kepustakaan adalah membaca buku-buku yang berkaitan dengan tugas akhir yang penulis buat, guna memberi pemahaman lebih baik terhadap topik penulisan dan memperkaya pengetahuan penulis tentang tema tugas akhir ini.

Penjelasan teknik pengumpulan data:
1. Observasi
Observasi diartikan pengamatan dan pencatatan secara sistematik terhadap gejala yang tampak pada objek penelitian. Observasi merupakan metode yang cukup mudah dilakukan untuk pengumpulan data. Observasi ini lebih banyak digunakan pada statistika survei, misalnya akan meneliti kelakuan orang-orang suku tertentu. Observasi ke lokasi yang bersangkutan akan dapat diputuskan alat ukur mana yang tepat untuk digunakan.
2. Wawancara
Wawancara merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui tatap muka dan tanya jawab langsung antara pengumpul data maupun peneliti terhadap nara sumber atau sumber data.
3. Dokumen
Selain melalui wawancara dan observasi, informasi juga bisa diperoleh lewat fakta yang tersimpan dalam bentuk surat, catatan harian, arsip foto, hasil rapat, cenderamata, jurnal kegiatan dan sebagainya. Data berupa dokumen seperti ini bisa dipakai untuk menggali infromasi yang terjadi di masa silam. Peneliti perlu memiliki kepekaan teoretik untuk memaknai semua dokumen tersebut sehingga tidak sekadar barang yang tidak bermakna.

Reply
PRADITTO UTOMO/1121064
APRIL 2, 2013 AT 13:57 (EDIT)
Nama : Praditto Utomo
NIM : 11121064
Kelas : 11.8k.01
Judul TA : Perancangan Program Web pada Wedding Organizer “XYZ” dengan menggunakan Macromedia Dreamweaver PHP dan Mysql.

Tekhnik Pengumpulan Data :

1. Metode Observasi
Penulis mengumpulkan data dengan cara mengadakan pengamatan secara langsung terhadap suatu objek dalam suatu perode tertentu dan mengadaka pencatatan secara sistematis tentang hal-hal yang tertentu diamati.
2. Metode Studi Pustaka
Penulis menghimpun informasi yang relevan yang berhubungan dengan topik atau masalah yang akan di teliti.

Reply
JOKO LESTANTO
APRIL 2, 2013 AT 08:31 (EDIT)
NIM : 11121078
NAMA : Joko Lestanto
KELAS : 11.8K.01
JUDUL TA
KOMPUTERISASI SISTEM PENJUALAN MOTOR SECARA TUNAI DI H.EBUN MOTOR
Menggunakan Microsoft Visual Basic 6.0

TEKNIK PENGUMPULAN DATA:

1. Studi Literatur : yaitu dengan membaca teori-teori yang berkaitan dengan pembuatan aplikasi dari buku-buku referensi baik yang dimiliki atau di perpustakaan dan juga artikel-artikel,internet dan lain-lain

2. Wawancara : yaitu dengan melakukan tanya jawab dengan pengguna langsung.

3. Observasi : yaitu dengan melakukan penelitian langsung terhadap studi kasus yang akan dicoba.

Reply
POJOKLAURENSIA
APRIL 2, 2013 AT 08:30 (EDIT)
PINDAHAN DARI POSTING 8F

agung rahmat jaohari
April 2, 2013 at 06:10 (Edit)

NIM : 1120982
NAMA : AGUNG RAGHMAT JAOHARI
KELAS : 11.8K

JUDUL TA :
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI RAWAT INAP DENGAN MENGGUNAKAN MICROSOFT VISUAL BASIC.NET

Teknik pengumpulan data mengunakan metode

1.Observasi dengan mempelajari secara rinci bagaimana operasi sistem yg ada sebelum menganalisa permasalahan-permasalahan, kelemahan-kelemahan dan kebutuhan-kebutuhan dari pemakai sistem untuk dapat memberikan rekomendasi pemecahannya

2. Wawancara dengan melakukan proses tanya jawab untuk memperoleh jawaban apa penyebab sebenarnya dari permasalahan yang timbul yg dilakukan oleh pewawancara kepada responden
Reply
Septian Adi Pratama
April 2, 2013 at 01:59 (Edit)

Nim : 11121058
Nama : Septian Adi Pratama
Kelas : 11.8k.07
Judul TA : Perancangan Program Peneriamaan Jasa Pada PT Mitra Jasa Bahasa Jakarta Menggunakan Microsoft Visual Basic 6.0

Teknik dan penjelasan pengumpulan data
PT Mitra Jasa Bahasa ini bergerak dalam bidang jasa terjemahan, yang meliputi bahasa Indonesia dan Inggris. Teknik yang dilakukan dalam mengumpulkan data meliputi tiga hal:
1. Teknik Wawancara
Dalam menggunakan teknik ini penulis mewawancarai langsung kepada Ibu Sri Kusmini selaku Manajer Marketing. Melalui beliau, penulis mendapatkan data bagaimana penegerjaan dokumen mulai dari pengambilan langsung dari klien atau melalui email dan fax.
Ketika dokumen yang akan diterjemahkan sudah diterima, maka klien akan mendapatkan surat penawaran harga hasil terjemahan. Apabila klien setuju dengan harga yang ditawarkan, barulah dokumen dikerjakan. Setelah selesai dikerjakan, dokumen tersebut bisa diantar oleh kurir atau melalui jasa pengantaran barang.
Untuk pembayaran sendiri, tidak ada uang muka untuk pembayaran di awal, tetapi akan dilunasi apabila dokumen hasil terjemahan telah diterima oleh klien. Pembayaran dapat melalui cash atau transfer. Apabila pembayaran melalui transfer, ketika telah mentransfer maka klien akan menghubungi pihak jasa penterjemah untuk mengkonfirmasi.
2. Teknik observasi
Dalam hal ini, penulis terlibat langsung dalam pekerjaan tersebut untuk mengetahui bagaimana perusahaan itu berjalan, karena penulis juga termasuk salah satu karyawan dalam perusahaan itu.
Reply
wahyu
April 2, 2013 at 00:26 (Edit)

NAMA : WAHYU PRIHANDOKO
NIM : 11121043
KELAS : 8K
JUDUL TA : Perancangan Program Penjualan Furniture Toko Sumber Barokah Depok Menggunakan Microsoft
Visual Basic 6.0
TEKNIK PENGUMPULAN DATA :
1. Observasi
Penelitian yang dilakukan pada objek yang sebenarnya secara khusus. Dalam penelitian ini penulis
melakukan observasi atau mengamati langsung proses penjualan furniture Toko Sumber Barokah Depok.
2. Wawancara
Dalam penelitian ini penulis melakukan wawancara atau tanya jawab langsung dengan Bapak H. Ngardi
selaku pemilik Toko Sumber Barokah Depok.
3. Studi Pustaka
Penelitian yang bertujuan untuk mencari informasi yang diperlukan dengan mempelajari buku-buku yang
berhubungan dengan penelitian Tugas Akhir. Dalam penelitian ini penulis mempelajari buku-buku yang
berhubungan dengan penjualan barang.

Reply
RAGGA
APRIL 1, 2013 AT 23:35 (EDIT)
Nama : Ragga Mursalat
NIm : 11121037
Kelas : 11.8k.01
judul TA : Pembuatan Animasi Cara Berhitung Menggunakan Aplikasi Adobe Flash CS4
metode Studi Pustaka, dimana Penulis dalam hal ini

Teknik Pengumpulan Data :
1. Metode Observasi.
Metode yang dilakukan dengan cara melakukan pengumpulan data secara langsung dengan melihat objek penelitian dari sejumlah orang dan website dalam jangka waktu yang bersamaan.
2. Metode Studi Pustaka
Metode yang dilakukan dengan cara mengambil teori-teori dari beberapa referensi, yang berupa buku dan diktat yang berhubungan dengan penulisan Tugas Akhir

Reply
DHIMAS 11120978 11.8K.1
APRIL 1, 2013 AT 22:22 (EDIT)
Nim : 11120978
Nama : Dhimas Prasetya Rukas
Kelas : 11.8K.1
Judul TA : Perancangan Program Penjualan Obat Secara Tunai Pada Apotek “XYZ” Menggunakan Microsoft Visual Basic 6.0
Teknik Pengumpulan Data :
– Metode Observasi
Penulis meninjau dan mengamati secara langsung terhadap kegiatan yang memiliki kesamaan konsep dengan objek penelitian pada beberapa Apotek.
– Metode Kepustakaan
Data yang diperoleh melalui buku-buku dan literature yang relevan sebagai bahan referensi pendukung untuk memperkuat objektifitas Tugas Akhir.

Reply
AHMAD HISYAM ANSHORI / NIM: 11121054/ KELAS : 11.8K.1
APRIL 1, 2013 AT 14:26 (EDIT)
Judul TA: Perancangan Program Penerimaan Siswa Baru Pada TKA-TPA Babussalam using Visual Basic 6.0

Pengumpulan Data, Jenis Data,Variabel Data dan Teknik Pengumpulan Data

A. Pengertian Pengumpulan Data

Metode pengumpulan data adalah teknik atau cara-cara yang dapat digunakan oleh peneliti untuk mengumpulkan data. Pengumpulan data merupakan salah satu tahapan sangat penting dalam penelitian. Teknik pengumpulan data yang benar akan menghasilkan data yang memiliki kredibilitas tinggi, dan sebaliknya. Oleh karena itu, tahap ini tidak boleh salah dan harus dilakukan dengan cermat sesuai prosedur dan ciri-ciri penelitian kualitatif (sebagaimana telah dibahas pada materi sebelumnya). Sebab, kesalahan atau ketidaksempurnaan dalam metode pengumpulan data akan berakibat fatal, yakni berupa data yang tidak credible, sehingga hasil penelitiannya tidak bisa dipertanggungjawabkan. Hasil penelitian demikian sangat berbahaya, lebih-lebih jika dipakai sebagai dasar pertimbangan untuk mengambil kebijakan publik.
Misalnya, jika peneliti ingin memperoleh informasi mengenai persepsi guru terhadap kurikulum yang baru, maka teknik yang dipakai ialah wawancara, bukan observasi. Sedangkan jika peneliti ingin mengetahui bagaimana guru menciptakan suasana kelas yang hidup, maka teknik yang dipakai adalah observasi. Begitu juga jika, ingin diketahui mengenai kompetensi siswa dalam matapelajaran tertentu, maka teknik yang dipakai adalah tes, atau bisa juga dokumen berupa hasil ujian. Dengan demikian, informasi yang ingin diperoleh menentukan jenis teknik yang dipakai (materials determine a means). Itu pun masih ditambah dengan kecakapan peneliti menggunakan teknik-teknik tersebut. Bisa saja terjadi karena belum berpegalaman atau belum memiliki pengetahuan yang memadai, peneliti tidak berhasil menggali informasi yang dalam, sebagaimana karakteristik data dalam penelitian kualitatif, karena kurang cakap menggunakan teknik tersebut, walaupun teknik yang dipilih sudah tepat. Solusinya terus belajar dan membaca hasil-hasil penelitian sebelumnya yang sejenis akan sangat membantu menambah kecakapan peneliti.

B. Teknik Pengumpulan Data
1. Wawancara
Wawancara ialah proses komunikasi atau interaksi untuk mengumpulkan informasi dengan cara tanya jawab antara peneliti dengan informan atau subjek penelitian. Dengan kemajuan teknologi informasi seperti saat ini, wawancara bisa saja dilakukan tanpa tatap muka, yakni melalui media telekomunikasi. Pada hakikatnya wawancara merupakan kegiatan untuk memperoleh informasi secara mendalam tentang sebuah isu atau tema yang diangkat dalam penelitian. Atau, merupakan proses pembuktian terhadap informasi atau keterangan yang telah diperoleh lewat teknik yang lain sebelumnya.
Karena merupakan proses pembuktian, maka bisa saja hasil wawancara sesuai atau berbeda dengan informasi yang telah diperoleh sebelumnya.
Agar wawancara efektif, maka terdapat berapa tahapan yang harus dilalui, yakni ; 1). mengenalkan diri, 2). menjelaskan maksud kedatangan, 3). menjelaskan materi wawancara, dan 4). mengajukan pertanyaan (Yunus, 2010: 358).
Selain itu, agar informan dapat menyampaikan informasi yang komprehensif sebagaimana diharapkan peneliti, maka berdasarkan pengalaman wawancara yang penulis lakukan terdapat beberapa kiat sebagai berikut; 1). ciptakan suasana wawancara yang kondusif dan tidak tegang, 2). cari waktu dan tempat yang telah disepakati dengan informan, 3). mulai pertanyaan dari hal-hal sederhana hingga ke yang serius, 4). bersikap hormat dan ramah terhadap informan, 5). tidak menyangkal informasi yang diberikan informan, 6). tidak menanyakan hal-hal yang bersifat pribadi yang tidak ada hubungannya dengan masalah/tema penelitian, 7). tidak bersifat menggurui terhadap informan, 8). tidak menanyakan hal-hal yang membuat informan tersinggung atau marah, dan 9). sebaiknya dilakukan secara sendiri, 10) ucapkan terima kasih setelah wawancara selesai dan minta disediakan waktu lagi jika ada informasi yang belum lengkap.
Setidaknya, terdapat dua jenis wawancara, yakni: 1). wawancara mendalam (in-depth interview), di mana peneliti menggali informasi secara mendalam dengan cara terlibat langsung dengan kehidupan informan dan bertanya jawab secara bebas tanpa pedoman pertanyaan yang disiapkan sebelumnya sehingga suasananya hidup, dan dilakukan berkali-kali; 2). wawancara terarah (guided interview) di mana peneliti menanyakan kepada informan hal-hal yang telah disiapkan sebelumnya. Berbeda dengan wawancara mendalam, wawancara terarah memiliki kelemahan, yakni suasana tidak hidup, karena peneliti terikat dengan pertanyaan yang telah disiapkan sebelumnya. Sering terjadi pewawancara atau peneliti lebih memperhatikan daftar pertanyaan yang diajukan daripada bertatap muka dengan informan, sehingga suasana terasa kaku.
Dalam praktik sering juga terjadi jawaban informan tidak jelas atau kurang memuaskan. Jika ini terjadi, maka peneliti bisa mengajukan pertanyaan lagi secara lebih spesifik. Selain kurang jelas, ditemui pula informan menjawab “tidak tahu”. Menurut Singarimbun dan Sofian Effendi (1989: 198-199), jika terjadi jawaban “tidak tahu”, maka peneliti harus berhati-hati dan tidak lekas-lekas pindah ke pertanyaan lain. Sebab, makna “tidak tahu” mengandung beberapa arti, yaitu:
1) informan memang tidak mengerti pertanyaan peneliti, sehingga untuk menghindari jawaban “tidak mengerti”, dia menjawab “tidak tahu”.
2) informan sebenarnya sedang berpikir memberikan jawaban, tetapi karena suasana tidak nyaman dia menjawab “tidak tahu”.
3) pertanyaannya bersifat personal yang mengganggu privasi informan, sehingga jawaban “tidak tahu’ dianggap lebih aman
4) informan memang betul-betul tidak tahu jawaban atas pertanyaan yang diajukan. Karena itu, jawaban “tidak tahu” merupakan jawaban sebagai data penelitian yang benar dan sungguh yang perlu dipertimbangkan oleh peneliti.

2. Observasi
Selain wawancara, observasi juga merupakan salah satu teknik pengumpulan data yang sangat lazim dalam metode penelitian kualitatif. Observasi hakikatnya merupakan kegiatan dengan menggunakan pancaindera, bisa penglihatan, penciuman, pendengaran, untuk memperoleh informasi yang diperlukan untuk menjawab masalah penelitian. Hasil observasi berupa aktivitas, kejadian, peristiwa, objek, kondisi atau suasana tertentu, dan perasaan emosi seseorang. Observasi dilakukan untuk memperoleh gambaran riil suatu peristiwa atau kejadian untuk menjawab pertanyaan penelitian.
Bungin (2007: 115-117) mengemukakan beberapa bentuk observasi, yaitu: 1). Observasi partisipasi, 2). observasi tidak terstruktur, dan 3). observasi kelompok. Berikut penjelasannya:
1) Observasi partisipasi adalah (participant observation) adalah metode pengumpulan data yang digunakan untuk menghimpun data penelitian melalui pengamatan dan penginderaan di mana peneliti terlibat dalam keseharian informan.
2) Observasi tidak terstruktur ialah pengamatan yang dilakukan tanpa menggunakan pedoman observasi, sehingga peneliti mengembangkan pengamatannya berdasarkan perkembangan yang terjadi di lapangan.
3) Observasi kelompok ialah pengamatan yang dilakukan oleh sekelompok tim peneliti terhadap sebuah isu yang diangkat menjadi objek penelitian.

3. Dokumen
Selain melalui wawancara dan observasi, informasi juga bisa diperoleh lewat fakta yang tersimpan dalam bentuk surat, catatan harian, arsip foto, hasil rapat, cenderamata, jurnal kegiatan dan sebagainya. Data berupa dokumen seperti ini bisa dipakai untuk menggali infromasi yang terjadi di masa silam. Peneliti perlu memiliki kepekaan teoretik untuk memaknai semua dokumen tersebut sehingga tidak sekadar barang yang tidak bermakna.

4. Focus Group Discussion
Metode terakhir untuk mengumpulkan data ialah lewat Diskusi terpusat (Focus Group Discussion), yaitu upaya menemukan makna sebuah isu oleh sekelompok orang lewat diskusi untuk menghindari diri pemaknaan yang salah oleh seorang peneliti. Misalnya, sekelompok peneliti mendiskusikan hasil UN 2011 di mana nilai rata-rata siswa pada matapelajaran bahasa Indonesia rendah. Untuk menghindari pemaknaan secara subjektif oleh seorang peneliti, maka dibentuk kelompok diskusi terdiri atas beberapa orang peneliti. Dengan beberapa orang mengkaji sebuah isu diharapkan akan diperoleh hasil pemaknaan yang lebih objektif.

C.Jenis-jenis Data
Macam-macam data penelitian
o Data kualitatif adalah data yang dinyatakan dalam bentuk kata, kalimat sketsa dan gambar.
o Data kuantitatif adalah data yang berbentuk angka atau data yang diangkakan.
o Data diskrit (data nominal) adalah data yang hanya dapat digolong-golongkan secara trepisah, secara diskrit atau kategori.
o Data kontinum adalah data yang bervariasi menurut tingkatan dan diperoleh dari hasil pengukuran.
o Ordinal adalah data yang berbentuk rangking atau peringkat.
o Interval adalah data yang jaraknya sama tetapi tidam mempunyai nilai 0 (nol) mutlak.
o Rasio adalah data yang jaraknya sama.
o Variable adalah atribut seseorang atau objek yang mempunyai variasi antara satu orang dengan yang lain atau satu objek dengan objek yang lain.

D. Variabel Data
Dalam bahasa sehari-hari, variabel penelitian sering diartikan sebagai ”faktor-faktor yang dikaji dalam penelitian”. Menurut konsep aslinya yang dimaksud variabel adalah konsep yang memiliki keragaman nilai. Meskipun demikian pemahaman yang mengartikan variabel sebagai faktor-faktor yang akan dikaji dalam penelitian juga dapat diterima mengingat bahwa kegiatan penelitian memang terpusat pada upaya memahami, mengukur, dan menilai keterkaitan antar variabel-variabel tersebut. Tentang hal ini perlu diperhatikan bahwa variabel penelitian bukanlah dikembangkan atau dirumuskan berdasarkan angan-angan atau intuisi peneliti, tetapi harus ditetapkan berdasarkan kajian pustaka. Itu juga berlaku pada penelitian Grounded maupun Penelitian Partisipatif.
Bedanya adalah dalam penelitian pada umumnya variabel lebih mengacu pada teori dan atau hasil-hasil penelitian yang telah biasa dilakukan tentang Topik atau Judul yang sama. Sedang dalam penelitian Grounded dan Partisipatif lebih mengacu pada data/fakta penagalaman empiris baik yang dilakukan oleh praktisi maupun para peneliti setempat.
RAGAM VARIABEL
a. Keragaman Variabel Menurut Kedudukan Atau Fungsinya
Dalam penelitian inferensial dibedakan adanya dua macam variabel utama yaitu variabel terpengaruh (dependent variabel) dan variabel pengaruh (independent variabel).
Variabel pengaruh adalah variabel yang keberadaanya dalam kerangka berpikir bersifat menentukan atau mempengaruhi variabel terpengaruh dan sebaliknyavariabel terpengaruh adalah variabel yang keberadaanya senantiasa dipengaruhi atau tergantung pada tiap-tiap atau keseluruhan variabel-variabel pengaruh. Dengan kata lain ”nilai” variabel terpengaruh sangat dipengaruhi oleh besarnya nilai masing-masing atau keseluruhan variabel pengaruh yang terkait.
1. Keragaman variabel menurut skala pengukurannya
Dilihat dari ragam skala pengukurannya variabel dapat dibedakan dalam variabel diskrit yaitu variabel-variabel yang hanya dapat diukur dengan skala nominal dan variabel continuous yaitu variabel yang dapat diukur dengan menggunakan skala-skala: ordinal, interval maupun rasio.
Skala nominal
Yang dimaksud skala nominal adalah skala pengukuran yang hanya menunjukan perbedaan tanpa jarak yang jelas. Kepada variabel tersebut dapat diberi nilai skor, tapi skor tersebut hanya menunjukkan kode perbedaan dan bukannya menunjukkan jarak (lebih besar, lebih tinggi).

Reply
NIKO DEDY SYARBAINI 11120979
APRIL 1, 2013 AT 09:13 (EDIT)
Nama : Niko Dedy Syarbaini
Nim : 11120979
Kelas : 11.8K.01
Judul TA : Perancangan Web Desain Komunitas Real Madrid Indonesia
Dengan jQuery For Ajax

– Metode Observasi (Pengamatan)
Penulis melakukan pengumpulan data secara langsung dengan melihat objek penelitian dari sejumlah orang dan website dalam jangka waktu yang bersamaan.

– Metode Kepustakaan (Dokumentasi)
Data diperoleh melalui buku-buku dan internet sebagai bahan referensi pendukung untuk memperkuat objektifitas Tugas Akhir.

Reply
REMON
MARCH 31, 2013 AT 23:57 (EDIT)
NIM : 11121079
NAMA : REMON TORISNO
KELAS : 11.8K.01
JUDUL TA : PERANCANGAN PROGRAM PENJUALAN PAKAIAN PADA TOKO BUSANA “XYZ” MENGGUNAKAN MICROSOFT VISUAL BASIC 6.0

Metode Penelitian
Guna memperoleh data-data sebagai bahan penyusunan tugas akhir ini, penulis telah mengumpulkan data yang akurat dan sesuai dengan outline yang ada, dengan menggunakan beberapa metode penelitian sebagai berikut:
1. Metode Observasi
Melakukan kegiatan pengumpulan data dengan melihat sejumlah objek toko sejenis dari beberapa toko dalam jangka waktu yang tidak bersamaan.
2. Studi Kepustakaan
Kegiatan yang dilakukan guna melengkapi data-data yang diperlukan dengan mencari berbagai literatur atau buku-buku yang ada di perpustakaan.

Reply
ASEP KUSMAYADI
MARCH 31, 2013 AT 22:30 (EDIT)
Nama : Asep Kusmayadi
NIm : 11121059
Kelas : 11.8k.01
judul TA : PERANCANGAN WEBSITE PROFILE D’AERO BAND

Teknik Pengumpulan Data :

a.Metode Observasi (Pengamatan)
Penulis melakukan pengumpulan data secara langsung dengan melihat objek penelitian dari sejumlah orang dan website dalam jangka waktu yang bersamaan.
b.Metode Kepustakaan (Dokumentasi)
Data diperoleh melalui buku-buku dan internet sebagai bahan referensi pendukung untuk memperkuat objektifitas Tugas Akhir.

Reply
MUFI FEBRIANSYAH ALAM
MARCH 31, 2013 AT 13:13 (EDIT)
NIM : 11121025
Nama : Mufi Febriansyah Alam
Kelas : 11.8K.01

Judul T.A : PERANCANGAN PROGRAM PENDAFTARAN PESERTA KURSUS PADA LEMBAGA KURSUS “MNO” MENGGUNAKAN MICROSOFT VISUAL FOXPRO 9.0

Teknik Pengumpulan Data :
1. Metode Observasi.
2. Metode Wawancara.
3. Metode Studi Pustaka.

Penjelasan Teknik Pengumpulan Data :
1. Metode Observasi dilakukan dengan melihat data-data yang ada pada lembaga-lembaga kursus terdekat di lingkungan penulis.
2. Metode Wawancara dilakukan dengan cara tanya jawab, sambil bertatap muka antara si penanya atau pewawancara dengan si penjawab atau responden dengan menggunakan alat yang dinamakan interview guide (panduan wawancara).
3. Metode Studi Pustaka dilakukan dengan membaca dan mempelajari buku-buku (literatur) yang dapat menunjang penulisan tugas akhir ini.

Reply
M. BAKTI LUDDIN
MARCH 29, 2013 AT 17:45 (EDIT)
nama : M.Bakti Luddin
Nim : 11121010
kelas : 11.8K

Judul TA :
PERANCANGAN PROGRAM PENJUALAN BARANG SECARA TUNAI PADA TOKO CAT “XYZ” MENGGUNAKAN MICROSOFT VISUAL BASIC 6.0

Metode Pengumpulan Data :
a. Wawancara
Yaitu mengumpulkan data dengan cara bertatap muka langsung dengan orang yang diwawancarai. Dalam hal ini penulis melakukan tanya jawab dengan pemilik usaha dan bagian adminstrasi dari perusahaan.
b. Studi Pustaka
Penulis melakukan pengumpulan data-data dengan membaca buku-buku perkuliahan di perpustakaan untuk mencari data yang berhubungan dengan penulisan Tugas Akhir.

Reply
BENY INTON
MARCH 29, 2013 AT 14:51 (EDIT)
11120976/Beny Inton/11.8K.01/Sisitem informasi/Judul TA:”Perancangan Animasi Interaktif Home Anima Dengan Menggunakan Macromedia Director MX 2004″/Teknik Pengumpulan data:
1. Observasi
Mengamati secara langsung kegiatan pengumpulan data dengan melihat sejumlah objek penelitian dan melihat contoh program yang sudah ada.
2. Studi Pustaka
Dalam penulisan ini, penulis dibantu buku-buku yang berkaitan dengan penulisan Tugas Akhir dan referensi lain yang dapat dijadikan sebagai bahan perbandingan untuk mendapatkan ide baru didalam pembuatan program animasi.

Penjelasan teknik pengumpulan data:
a. Observasi

Observasi diartikan pengamatan dan pencatatan secara sistematik terhadap gejala yang tampak pada objek penelitian. Observasi merupakan metode yang cukup mudah dilakukan untuk pengumpulan data. Observasi ini lebih banyak digunakan pada statistika survei, misalnya akan meneliti kelakuan orang-orang suku tertentu. Observasi ke lokasi yang bersangkutan akan dapat diputuskan alat ukur mana yang tepat untuk digunakan.
b. Angket atau kuesioner (questionnaire)

Angket atau kuesioner merupakan suatu teknik pengumpulan data secara tidak langsung (peneliti tidak langsung bertanya jawab dengan responden). Instrumen atau alat pengumpulan datanya juga disebut angket berisi sejumlah pertnyaan-pertanyaan yang harus dijawab atau direspon oleh responden. Responden mempunyai kebiasaan untuk memberikan jawaban atau respon sesuai dengan presepsinya.
c. Wawancara
Wawancara informasi merupakan salah satu metode pengumpulan data untuk memperoleh data dan informasi dari narasumber secara lisan. Proses wawancara dilakukan dengan cara tatap muka secara langsung dengan narasumber. Dalam proses wawancara interviewer mengajukan pertanyaan, baik dengan meminta penjelasan dan jawaban dari pertanyaan yang diberikan dan membuat catatan mengenai hal-hal yang diungkapkan kepadanya.
d.Teknik Sampling
Sampel (contoh) merupakan sebagian anggota populasi yang diambil dengan menggunakan teknik tertentu yang disebut dengan teknik sampling.

Reply
HERI SETIYAWAN
MARCH 29, 2013 AT 13:27 (EDIT)
NIM : 11121001
NAMA : HERI SETIYAWAN
KELAS : 11.8K

JUDUL TA :
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGGAJIAN PADA PT DAIKINAIRCON MENGUNAKAN MICROSOFT VISUAL FOXPRO 9.0

Teknik pengumpulan data mengunakan metode

1.Observasi dengan melakukan pengamatan di perusahaan tersebut dan Hasil pengamatan akan di implementasikan ke dala perancangan program tersebut.

2. Wawancara
dengan menggali keterangan lebih lanjut orang yang bersangkutan dalam sistem penggajian yang sudah ada maka akan menghasilkan kekurangan dan kelebihan program yang sudah ad.

Reply
AHMAD ZAENAL MUSTAFA
MARCH 27, 2013 AT 21:30 (EDIT)
NIM : 11120995
NAMA : AHMAD ZAENAL MUSTAFA
KELAS : 11.8K.01

JUDUL TA :
PERANCANGAN WEBSITE INFORMASI DUNIA AIR MENGGUNAKAN ADOBE DREAMWEAVER CS3 PHP DAN MYSQL

Dalam melakukan pengumpulan data, penulis menggunakan beberapa metode, antara lain:
a. Metode Observasi (Pengamatan)
Penulis melakukan pengumpulan data secara langsung dengan melihat objek penelitian dari sejumlah orang dan website dalam jangka waktu yang bersamaan.
b. Metode Kepustakaan (Dokumentasi)
Data diperoleh melalui buku-buku dan internet sebagai bahan referensi pendukung untuk memperkuat objektifitas Tugas Akhir.

Reply
DERRY HERDIAMAN
MARCH 27, 2013 AT 19:19 (EDIT)
Nama : Derry Herdiaman
NIm : 1120847
Kelas : 11.8k.01
judul TA : Aplikasi Pemesanan Buku Berbasis Web Pada PT.LET’S GO INDONESIA Menggunakan PHP dan MySQL

Teknik Pengumpulan Data :
1. Wawancara
pengumpulan data dengan mengajukan pertanyaan secara langsung oleh pewawancara kepada responden dan jawaban responden dicatat atau direkam.

2. OBSERVASI
Observasi diartikan sebagai pengamatan dengan indera penglihatan yang berarti tidak mengajukan pertanyaan

3. STUDI DOKUMENTASI
Studi dokumentasi merupakan teknik pengumpulan data yang tidak ditujukan langsung kepada subjek penelitian. Dokumen yang diteliti dapat berbagai macam, tidak hanya dokumen resmi, bisa berupa buku harian, surat pribadi, laporan, notulen rapat, catatan kasus (case records) dalam pekerjaan sosial, dan dokumen lainnya.

Salam
Derry Herdiaman

Reply
AGUS RIYADI
MARCH 27, 2013 AT 15:57 (EDIT)
11120876/Agus Riyadi/11.8K.01/Sisitem informasi/Judul TA: PERANCANGAN PROGRAM PENJUALAN UBIN PADA TOKO “XYZ” SECARA TUNAI DENGAN MENGGUNAKAN MICROSOFT VISUAL BASIC 6.0 /Teknik Pengumpulan data:
Metode Studi Pustaka
Studi kepustakaan digunakan sebagai penunjang landasan teori yang ada dalam penulisan tugas akhir ini agar diperoleh hasil yang optimal. Studi kepustakaan dilakukan untuk mengumpulkan data atau keterangan dengan cara membaca berbagai macam buku literature maupun artikel yang ditulis oleh para ahli yang berhubungan dengan masalah yang diteliti untuk mendapatkan landasan serta pengertian secara teoritis dan mendalam.

Penjelasan teknik pengumpulan data:
1. Angket
Angket / kuesioner adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberikan seperangkat pertanyaan atau pernyataan kepada orang lain yang dijadikan responden untuk dijawabnya.
2. Observasi
Obrservasi merupakan salah satu teknik pengumpulan data yang tidak hanya mengukur sikap dari responden (wawancara dan angket) namun juga dapat digunakan untuk merekam berbagai fenomena yang terjadi (situasi, kondisi). Teknik ini digunakan bila penelitian ditujukan untuk mempelajari perilaku manusia, proses kerja, gejala-gejala alam dan dilakukan pada responden yang tidak terlalu besar.
3. Wawancara
Wawancara merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui tatap muka dan tanya jawab langsung antara pengumpul data maupun peneliti terhadap nara sumber atau sumber data.

Reply
SRI.WIDYANINGSIH (11121031) KELAS 11.8K.01
MARCH 27, 2013 AT 10:11 (EDIT)
NIM : 11121031
NAMA : SRI.WIDYANINGSIH
KELAS : 11.8K.01

JUDUL TA :
PERANCANGAN PROGRAM PEMBELIAN SPAREPART MESIN PADA PT. SAN MIGUEL PURE FOODS INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN MICROSOFT VISUAL BASIC 6.0

METODE PENGUMPULAN DATA :
1. Observasi
Mengamati secara langsung kegiatan pengumpulan data dengan melihat sejumlah objek penelitian dan melihat contoh program yang sudah ada. Seperti mengamati proses pembuatan RF (Request Form), sampai proses pengolahan datanya, sehingga memperoleh data yang diperlukan.
2. Studi Pustaka
Dalam penulisan ini, penulis dibantu buku-buku yang berkaitan dengan penulisan Tugas Akhir dan referensi lain yang dapat dijadikan sebagai bahan perbandingan untuk mendapatkan ide baru didalam membuat program pengolahan data.
3. Wawancara
Melakukan wawancara kepada pihak procurement dan engineering serta pihak-pihak yang berkaitan langsung dengan penulisan Tugas Akhir ini.

Reply
EVI HANDAYANI
MARCH 27, 2013 AT 10:04 (EDIT)
11121084/Evi Handayani/11.8K.01/Sisitem informasi/Judul TA:”Perancangan program Pendaftaran Cheklist Mahasiswa Pada Universitas ‘ABC’ Menggunakan Microsoft Visual Basic 6.0″ /Teknik Pengumpulan data:
1. Observasi
Dilaksanakan untuk mengumpulkan data-data dengan cara pengamatan langsung pada beberapa universitas daerah jakarta.
2. Wawancara
Dilakukan dengan cara mengajukan pertanyaan kepada pihak-pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung kepada pihak-pihak kampus guna mendapatkan flow dan menggali pemahaman penulis buat mendesign proggram.
3. Studi Pustaka
Kepustakaan adalah membaca buku-buku yang berkaitan dengan tugas akhir yang penulis buat, guna memberi pemahaman lebih baik terhadap topik penulisan dan memperkaya pengetahuan penulis tentang visual basic 6.0.

Penjelasan teknik pengumpulan data :
1. Teknik Wawancara
Keuntungan
Memotivasi orang yang diwawancarai untuk
menjawab dengan bebas dan terbuka
Pewawancara dapat mengembangkan pertanyaan
Pewawancara dapat melihat kebenaran jawaban
melalui gerak-gerik dan raut wajah yang
diwawancarai
Kerugian
Membutuhkan waktu yang lama
Tergantung dari kepapandaian si pewawancara
Dapat mengganggu orang yang diwawancarai
„
2. Teknik Observasi
Keuntungan
Cenderung mempunyai keandalan yang tinggi
Analis sistem dapat melihat langsung apa yang
sedang dikerjakan
Analis sistem dapat menggambarkan tata letak
fisik dari kegiatan-kegiatan
Analis sistem dapat mengukur tingkat dari suatu
pekerjaan
Kerugian
Biasanya orang yang diamati merasa terganggu.
Pekerjaan yang diobservasi mungkin tidak dapat
mewakili suatu tingkat kesulitan.
Dapat mengganggu kerja yang dilakukan.
Orang yang diamati biasanya cendrung
melakukan pekerjaan yang lebih baik dan sering
menutup-nutupi kejelekan.
‰
3. Teknik Quesioner
Keuntungan
Daftar pertanyaan baik untuk sumber data yang
banyak
Responden tidak merasa terganggu
Daftar pertanyaan relatif lebih efisien untuk
sumber data yang banyak
Karena daftar pertanyaan biasanya tidak
mencantumkan identitas responden, maka
hasilnya dapat lebih obyektif.
„Kerugian
Daftar pertanyaan tidak menggaransi responden
untuk menjawab pertanyaan.
Daftar pertanyaan cenderung tidak fleksibel
Pengumpulan sampel tidak dapat dilakukan
secara bersama-sama dengan daftar pertanyaan.
Daftar pertanyaan yang lengkap sulit untuk dibuat
‰
‰4. Teknik Pengambilan Sampel
Cara Pengambilan Sampel
Secara keputusan (judgemental sampling)
Secara static ( statistik sampling)
Secara random (judgemental sampling)
Secara sistematik (statistik sampling)
Secara bertingkat (stratified sampling)

Terima Kasih
Evi Handayani/11121084
„
‰
‰
‰

Reply
ANDRY SUDONO
MARCH 27, 2013 AT 08:58 (EDIT)
11121087/Andry Sudono/11.8K.01/Sisitem informasi/Judul TA: “ANALISA JARINGAN KOMPUTER LOCAL AREA NETWORK PADA PT. MACQUARIE CAPITAL SECURITIES INDONESIA” /Teknik Pengumpulan data:
1. Observasi
Dilaksanakan untuk mengumpulkan data-data dengan cara pengamatan langsung pada tempat pemasangan jaringan di PT. Macquery Capital Securities Indonesia.
2. Wawancara
Dilakukan dengan cara mengajukan pertanyaan kepada pihak-pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam prosedur pemasangan dan fungsi jaringan tersebut, serta pemakai komputer dalam jaringan.
3. Kepustakaan
Kepustakaan adalah membaca buku-buku yang berkaitan dengan tugas akhir yang penulis buat, guna memberi pemahaman lebih baik terhadap topik penulisan dan memperkaya pengetahuan penulis tentang jaringan komputer.

Penjelasan teknik pengumpulan data berbagai versi:
versi A: 3 metode pengumpulan data, yakni :
1. Wawancara
-Merupakan sebuah pertukaran informasi antara pewawancara dengan yang diwawancarai
-Perlu ada perencanaan dan tujuan khusus.
-Terdiri dari pertanyaan dan menjawab pertanyaan
2. Observasi
Menurut Patton (dalam Poerwandari 1998) tujuan observasi adalah mendeskripsikan setting yang dipelajari, aktivitas-aktivitas yang berlangsung, orang-orang yang terlibat dalam aktivitas, dan makna kejadian di lihat dari perpektif mereka yang terlihat dalam kejadian yang diamati tersebut. Menurut Patton salah satu hal yang penting, namun sering dilupakan dalam observasi adalah mengamati hal yang tidak terjadi.
3. Kuisioner
Kuesioner merupakan daftar pertanyaan yang akan digunakan oleh periset untuk memperoleh data dari sumbernya secara langsung melalui proses komunikasi atau dengan mengajukan pertanyaan.

Versi B: Teknik pengumpulan data:
1. Wawancara ialah proses komunikasi atau interaksi untuk mengumpulkan informasi dengan cara tanya jawab antara peneliti dengan informan atau subjek penelitian. Dengan kemajuan teknologi informasi seperti saat ini, wawancara bisa saja dilakukan tanpa tatap muka, yakni melalui media telekomunikasi. Pada hakikatnya wawancara merupakan kegiatan untuk memperoleh informasi secara mendalam tentang sebuah isu atau tema yang diangkat dalam penelitian. Atau, merupakan proses pembuktian terhadap informasi atau keterangan yang telah diperoleh lewat teknik yang lain sebelumnya.
2. Observasi
Selain wawancara, observasi juga merupakan salah satu teknik pengumpulan data yang sangat lazim dalam metode penelitian kualitatif. Observasi hakikatnya merupakan kegiatan dengan menggunakan pancaindera, bisa penglihatan, penciuman, pendengaran, untuk memperoleh informasi yang diperlukan untuk menjawab masalah penelitian. Hasil observasi berupa aktivitas, kejadian, peristiwa, objek, kondisi atau suasana tertentu, dan perasaan emosi seseorang. Observasi dilakukan untuk memperoleh gambaran riil suatu peristiwa atau kejadian untuk menjawab pertanyaan penelitian.
3. Dokumen
Selain melalui wawancara dan observasi, informasi juga bisa diperoleh lewat fakta yang tersimpan dalam bentuk surat, catatan harian, arsip foto, hasil rapat, cenderamata, jurnal kegiatan dan sebagainya. Data berupa dokumen seperti ini bisa dipakai untuk menggali infromasi yang terjadi di masa silam. Peneliti perlu memiliki kepekaan teoretik untuk memaknai semua dokumen tersebut sehingga tidak sekadar barang yang tidak bermakna.
4. Focus Group Discussion
Metode terakhir untuk mengumpulkan data ialah lewat Diskusi terpusat (Focus Group Discussion), yaitu upaya menemukan makna sebuah isu oleh sekelompok orang lewat diskusi untuk menghindari diri pemaknaan yang salah oleh seorang peneliti. Misalnya, sekelompok peneliti mendiskusikan hasil UN 2011 di mana nilai rata-rata siswa pada matapelajaran bahasa Indonesia rendah. Untuk menghindari pemaknaan secara subjektif oleh seorang peneliti, maka dibentuk kelompok diskusi terdiri atas beberapa orang peneliti. Dengan beberapa orang mengkaji sebuah isu diharapkan akan diperoleh hasil pemaknaan yang lebih objektif.
5. Variabel Moderator.
Merupakan variabel yang mepengaruhi (memperkuat atau memperlemah) hubungan
antara variabel independen dengan dependen. Variabel ini sering disebut sebagai
variabel independen kedua. Contoh: Anak adalah variabel yang memperkuat hubungan suami isteri. Pihak ketiga adalah variabel yang memperlemah hubungan suami isteri.
6. Variabel Intervening (Antara).
Merupakan variabel yang menghubungkan antara variabel independen dengan variabel dependen yang dapat memperkuat atau memperlemah hubungan namun tidak dapat diamati atau diukur. Contoh: Hubungan antara Kualitas Pelayanan (Independent) dengan Kepuasan Konsumen (Intervening) dan Loyalitas (Dependen).
7. Variabel Kontrol.
Merupakan variabel yang dikendalikan atau dibuat konstan sehingga pengaruh variabel independen terhadap dependen tidak dipengaruhi oleh faktor luar yang tidak diteliti.
Dan Lain-Lain.Terima kasih

Regards
Andry Sudono/11121087

Reply

SRI.WIDYANINGSIH (11121031) KELAS 11.8K.01
APRIL 3, 2013 AT 11:25 (EDIT)
NIM : 11121031

NAMA : SRI.WIDYANINGSIH

KELAS : 11.8K.01

JUDUL TA : PERANCANGAN PROGRAM PEMBELIAN SPAREPART MESIN PADA PT. SAN MIGUEL PURE FOODS INDONESIA DENGAN
MENGGUNAKAN MICROSOFT
VISUAL BASIC 6.0

TEKNIK PENGUMPULAN DATA :

1. Observasi
Mengamati secara langsung kegiatan pengumpulan data dengan melihat sejumlah objek penelitian dan melihat contoh program yang sudah ada. Seperti mengamati proses pembuatan RF (Request Form), sampai proses pengolahan datanya, sehingga memperoleh data yang diperlukan.

2. Studi Pustaka
Dalam penulisan ini, penulis dibantu buku-buku yang berkaitan dengan penulisan Tugas Akhir dan referensi lain yang dapat dijadikan sebagai bahan perbandingan untuk mendapatkan ide baru didalam membuat program pengolahan data.

3. Wawancara
Melakukan wawancara kepada pihak procurement dan engineering serta pihak-pihak yang berkaitan langsung dengan penulisan Tugas Akhir ini.

2 thoughts on “Tugas 1 – 8K

  1. Nama : Mira Winata
    Nim : 11120983
    Kelas: 11.8K.01
    Judul TA :
    PERANCANGAN PROGRAM PENJUALAN SECARA TUNAI PADA T.B MATRIAL KILAU KENCANA DENGAN MENGGUNAKAN
    MICROSOFT VISUAL BASIC 6.0

    Teknik Pengumpulan Data untuk menyusun Tugas Akhir Ini :
    1. Riset
    Melakukan Riset ke toko bangunan T.B Matrial Kilau Kencana guna mendapatkan infromasi dari pemilik tentang harga barang, nama barang, jenis barang,
    sejarah toko berdiri, jumlah karyawan, Stok Barang, ukuran barang.
    2. Studi Kepustakaan
    Mengumpulkan secara teoritis melalui kepustakaan seperti buku-buku dan literatur yang berhubungan dengan program yang penulis buat.

  2. NIM : 11120982
    NAMA : AGUNG RAGHMAT JAOHARI
    KELAS : 11.8K

    JUDUL TA :
    PERANCANGAN SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI RAWAT INAP DENGAN MENGGUNAKAN MICROSOFT VISUAL BASIC.NET

    Teknik pengumpulan data mengunakan metode

    1.Observasi dengan mempelajari secara rinci bagaimana operasi sistem yg ada sebelum menganalisa permasalahan-permasalahan, kelemahan-kelemahan dan kebutuhan-kebutuhan dari pemakai sistem untuk dapat memberikan rekomendasi pemecahannya

    2. Wawancara dengan melakukan proses tanya jawab untuk memperoleh jawaban apa penyebab sebenarnya dari permasalahan yang timbul yg dilakukan oleh pewawancara kepada responden

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s